Rabu, 02 November 2016

Ayo Serbu Online Shop Kamera Mirrorless Terlengkap di MatahariMall.com



https://www.mataharimall.com/sony-alpha-a5000-kit-16-50mm-f-3-5-5-6-oss-putih-gratis-sdhc-8gb-1666126.html

Wah hari gini kita sering lihat orang tenteng kamera lah ya. Khususnya buat para pemuda-pemudi ini, sekolah atau kuliah sama saja. Lagi musimnya jepret kamera, cari model, atau ikut event potret. Bahkan bukan hanya anak muda dengan jurusan seni rupa, desain komunikasi visual, photography, dan lain sebagainya. Tapi juga anak MIPA, teknik, bahkan social juga lagi beken banget tenteng kamera. Nah hari gini pastinya juga ingin sekali dapat kemudahan dari berbagai hal kan ya, termasuk juga kemudahan berkaitan dengan menyalurkan hobi, mengikuti trand dan gaya hidup, tentunya juga mengasah bakat. Kalian bisa intip kok Online Shop Kamera Mirrorless Terlengkap  di MatahariMall.com. Gak perlu ke took lain karena sudah lengkap-kap-kap kelas kakap pokoknya!

Siapa orang yang gak mau, hobi dapat honor? Siapa lagi yang gak mau jepret menang di event? Siapa lagi yang mau punya kamera tapi mau diskon? Siapa lagi mau beli kamera tapi gak ada waktu buat milih yang terbaik karena sibuk kerja, kuliah, atau sekolah? Ayo kalian tentunya bisa segera cek dan buka MatahariMall.com. Mengapa harus MatahariMall.com? Ya karena emang itu merupakan toko online besar, yang terpercaya, dan banyak banget diskonnya. Kalian pasti suka ke Matahari kan? Iya itu pasti buat asik jalan-jalan bareng sohib maupun yang tersayang. Terus kalau buat MatahariMall.com? Wah pastinya kalian juga akan dipuaskan dengan berbagai ketersediaan barang yang kalian cari. Alasannya? Karena MatahariMall.com dilengkapi dengan Brand Torm promo terhebat dari brand terbaik.

MatahariMall.com tentunya sudah memiliki banyak jejaring brand ternama yang sudah tidak perlu diragukan lagi. Iya kan? Bahkan ketika kalian klik di halaman depan saja sudah muncul loh kotak kalau kalian mau beli pulsa. Wah canggih ya? Kalian juga bisa berlangganan juga loh di MatahariMall.com buat dikirim ke email ketersediaan barang yang lagi diskon atau yang paling baru di email kamu. Sebagai pengalaman sih, setiap hari ya aku dikirimi berbagai tawaran diskon, promo, bahkan potongan harga ketika ulangtahun dari MatahariMall.com. Benar-benar jejaring bisnis online yang menyenangkan banget.

Masih ragu kah kalian? Buat intip, incip, dan menikmati tawaran dari Online Shop Kamera Mirrorless dari MatahariMall.com? Pastinya sulit menolak kan, karena memang banyak sekali potongan harga yang dapat kita manfaatkan. Kalian juga bisa kok bandingkan harga dengan toko lain, pasti kalian akan semakin mantap bekerjasama dengan MatahariMall.com. Karena setiap kamera yang kamu klik melalui web MatahariMall.com sudah dilengkapi dengan berbagai detail produk, spesifikasi, fitur, penjual, info pengiriman, dan tawaran bebas ongkos kirim loh. Jadi kalau kita beli kamera, tidak perlu repot cari yang terbaik karena memang sudah bisa dibandingkan sendiri dengan kelengkapan fiturnya.

Sebelum mengenal MatahariMall.com aku saja mau beli barang harus buka laman lain buat lihat fiturnya. Tapi kalau di MatahariMall.com sudah tersedia semuanya tinggal kita mantapkan hati, transfer, dan barang sampai ke rumah kamu tanpa kamu ribet. Sekarang apalagi yang diragukan dari ketersediaan kamera mirrorles di MatahariMall.com? Tentunya tidak ada kan ya, karena semua jaminan barang sudah pasti dikirim dengan satu kata yaitu “kepuasan”. Terlebih MatahariMall.com memang lah sebuah jejaring web online yang penuh dengan tawaran barang terbaik dengan harga yang siap di kantong masyarakat karena hampir setiap hari ada promo, diskon, dan bonus. Masih bilang gaul? Tanpa harus beli kamera mirrorless yang bisa diintip di MatahariMall.com.


Selasa, 11 Oktober 2016

Jadi Beken Pakai Fashion Pria Terbaru Casual Bareng KUDO


http://shop.kudo.co.id/online/fashion/fashion-pria/473/522

                 Siapa gak kenal sama KUDO? Ah rugi dong gak kenalan. Sebagai muda-mudi yang kekinian, beken, dan keren pastinya hobi banget ya, update barang-barang yang cucok dengan harga murmer (murah meriah), melalui toko online. Atau buat kamu-kamu yang pernah ngalamin pahitnya patah hati (loh), pahitnya dibohongi maksudnya, he he. Entah itu dibohongi beli suatu barang, udah transfer uang, tapi barang tak kunjung datang. Atau sebagai penjual yang sudah ngirim barang tapi pembelinya sembrono dan tak kunjung mengirimkan dananya. Atau yang pernah reseller? Dikerjain sama online shop yang abal-abal? Wah gak banget, pengin banget menghasilkan uang, malah ganti rugi. Kalian bisa segera banting setir ke KUDO. KUDO terjamin dapat dipercaya dan tanpa modal yang besar bisa banget bos! Cukup mulai 10.000 kamu-kamu bisa jualan. Asik kan? Sama harga nasi warteg aja hampir sama sist and bro! Belanja bukan Cuma hobi cewek kan? Soalnya pas banget ini, ada banyak fashion pria terbaru casual. Segala ukuran dan segala selera siap dibawa pulang!
http://shop.kudo.co.id/online/fashion/fashion-pria/473/522

                Buat kamu-kamu yang masih sekolah, mahasiswa, atau lulusan yang belum kerja bisa coba deh yang namanya jadi pengusaha. Tanpa harus punya toko yang modalnya bejibun dan persediaan barang tapi kamu-kamu bisa keren sebagai owner buat menjual berbagai produk yah. Pengin banget kan ya? Ayo bro-bro dan bos-bos yang ngakunya pengin keren tampil memukau (ceileh). Borong dan serbu fashion pria terbaru casual KUDO. Harga sesuai permintaan, barang dijamin gak bakalan abal-abal bro. Ayo bro calon para kepala dan pimpinan, (kepala keluarga maksudnya he he). Kamu-kamu perlu banget nih mulai tampil keren sama fashion yang mejeng di KUDO. Berbagai baju atasan, celana, jam tangan, dll siap kamu KEEP no CANCEL ya. Mau tampak menawan di tempat kerja? Mau santai badai di pantai pake fashion pria terbaru casual, siap banget KUDO-in aja lah yaw. Pasti PUAS!
http://shop.kudo.co.id/online/fashion/fashion-pria/473/522


Rabu, 28 September 2016

Kemudahan Shoping di Indonesia Terjawab oleh Priceza

Tak bisa dipungkiri lagi, kekuatan shoping di Indonesia semakin lama semakin meningkat. Terlebih kegiatan shoping merupakan salah satu hal peningkatan taraf hidup masyarakat. Siapa saja dapat menjadi pengusaha. Terlebih jiwa entrepreneur memang harus dimiliki oleh generasi penerus bangsa, mengingat lowongan pekerjaan yang kurang kian hari kian menjadi persoalan. Aktivitas jual-beli dan kekuatan belanja yang menjadi pintu pendapatan banyak masyarakat Indonesia akan lebih seru dengan adanya penawaran kemudahan. Salah satunya ialah kemudahan untuk mendapatkan barang yang kita inginkan, baik online maupun offline.
Terlebih kini merebaknya toko online, tak ayal membuat toko satu dengan yang lainnya bersaing ketat. Baik itu dalam harga dan kualitas barang. Lalu bagaimana kita sebagai pembeli dapat memilih toko mana yang harus kita andalkan? Dunia online memang dibayangi dengan berbagai tindakan penipuan. Bisa saja barang yang kita beli tidak sesuai dengan keinginan atau justru kita sudah transfer uang, tapi barang tak kunjung kita dapatkan. Jawabannya? Ada di Priceza. Dunia dagang tidak akan semakin seru kalau tidak divariasi dengan web yang satu ini. Mengapa? Priceza hadir sebagai pemecah solusi bagi kita yang begitu berkeinginan mendapatkan barang terbaik dengan harga terbaik pula.

Priceza adalah sebuah website mesin pencari barang, pengecekan barang, dan pembanding harga barang. Kalian yang akan berbelanja tidak perlu kesulitan mencari cara untuk membandingkan harga. Cukup lah itu menjadi tugas Priceza saja kawan-kawan! Priceza ialah website unggulan yang bertugas untuk mencari informasi toko ternama di Indonesia baik online maupun offline. Bahkan kita tidak perlu lagi mengalami salah harga akibat tidak update harga barang yang diinginkan, sebab Priceza mendapatkan update harga dari toko yang diajak kerjasama setiap harinya.

http://priceza.co.id/
Priceza sudah dilengkapi dengan aplikasi yang dapat kita download melalui google play. Produk Priceza terbilang komplit, ada kategori produk komputer, kamera, video game, alat elektronik, mobil dan kendaraan, perabotan rumah tangga, perhiasan, kosmetik, makanan dan kesehatan, hewan peliharaan danpohon, produk ibu dan anak, konsumsi dapur, investasi, buku, properti, dan sebagainya. Sehingga memudahkan kita untuk berbelanja barang dagangan yang terbaik. Priceza juga menerima promosi produk yang akan kita jual. Cukup dengan mudah, toko online maupun offline kita akan terus diserbu oleh pelanggan. Terlebih Priceza merupakan website andalan yang sudah memilki banyak visitor, baik di dalam negeri maupun luar negeri. Bukan hanya itu, Priceza juga dilengkapi oleh penawaran untuk kita memasang iklan dan menanyakan harga. Menarik bukan? Jadilah pembeli yang bijak bersama Priceza, sebelum membeli barang pilih lah yang terbaik dengan mengecek harga yang terbaik juga!

Rabu, 14 September 2016

Romantisme Pilkada dan Pemimpin Ideal Harapan Daerah

Sejumlah 7 provinsi, 18 kota, dan 76 kabupaten akan melaksanakan Pilkada pada 2017 mendatang, untuk itu pertanyaan akan sosok pemimpin ideal pun seringkali menjadi viral di social-media, bahkan dalam pembicaraan masyarakat modern dalam sehari-harinya. Termasuk Salatiga yang akan mengadakan pemilihan Walikota dan Wakil Walikota. Banyak perspektif mengenai sosok pemimpian ideal. Pada intinya pemimpin ideal ialah pemimpin yang berjiwa negarawan, memiliki keterampilan, dan memenuhi syarat.- See more at: http://www.siperubahan.com/read/2960/Romantisme-Pilkada-dan-Pemimpin-Ideal-Harapan-Daerah#sthash.vrjSVcL6.dpuf

Selasa, 30 Agustus 2016

Inovasi Desa Wisata Mandiri Lerep Sebagai Potret Kawasan Konservasi Alam dan Kearifan Lokal




Deskripsi: Desa Lerep terletak di Kecamatan Ungaran Barat Kabupaten Semarang Provinsi Jawa Tengah. Desa Lerep merupakan suatu kawasan yang mengembangkan dewasa dengan sistem agroforestry dan kebudayaan. Ada beberapa keunikan yang tersimpan di Desa Lerep. Adanya hamparan dataran tinggi berupa persawahan, perkebunan, dan kehutanan.

Kabar baik bagi kita semua sebab banyak daerah yang kini sudah mulai memberikan kontribusi kemajuan bangi bangsa. Untuk Indonesia utamanya, bangsa yang besar harus diiringi juga dengan semangat yang besar dari seluruh lapisan masyarakat dan pemangku kepentingan. Inovasi daerah merupakan suatu dorongan kemajuan yang akan terus berdampak di tingkat nasional. Dalam tulisan ini, saya mengambil satu percontohan Desa Mandiri Lerep sebagai studi kasus. Terlebih percontohan ini akan mencerminkan inovasi daerah tempat tinggal saya. Sebagai wilayah pelestarian hutan, persawahan, juga peternakan yang dikemas dalam satu wilayah penuh. Selain itu Desa Lerep juga menyimpan nilai kebudayaan dengan beberapa tempat yang artistik dan menyimpan nilai-nilai budaya asli.

            Konservasi adalah seperangkat prinsip mengenai perlindungan, pengawetan, pemanfaatan secara lestari, baik konservasi terhadap sumber daya alam, lingkungan, seni, dan budaya.[1] Perlunya sebuah kawasan konservasi sebagai perantara kelestarian alam dan harmoni kearifan local. Setali tiga uang, kelestarian alam dan kearifan local tersebut dapat menjadi pijakan nyata dalam membentuk sebuah ruang desa wisata. Optimalisasi desa wisata dalam satu kawasan, memungkinkan adanya persilangan konservasi alam dan konservasi seni dan budaya. Keduanya dapat bertumbuh dan dikembangkan bersama melalui cara-cara yang dapat menghasilkan industry kreatif pula.

Pertama, menurut istilah, agroforestry dalam bahasa Inggris berasal dari kata agro berarti pertanian dan forestry berarti kehutanan. Dalam bahasa Indonesia dikenal dengan istilah “wanatani”, wana berarti hutan dan tani berarti pertanian. Secara luas agroforestry adalah penggabungan sistem budidaya kehutanan, pertanian, dan perikanan. Wisata agroforestry memiliki banyak keuntungan di bidang peningkatan produktivitas lahan. Sistem agroforestry memungkinkan penggabungan budidaya pertanian, peternakan, dan kehutanan dalam satu kawasan. Sehingga masalah kurangnya lahan yang diakibatkan oleh alih fungsi lahan di bidang pertanian dapat diatasi menggunakan sistem agroforestry. Selain itu agroforestry dapat menjamin ketersediaan pangan di suatu daerah bagi petani ketika bukan musim panen. Secara ekonomi sosial, sistem agroforestry akan berdampak peningkatan kesejahteraan masyarakat pedesaan. 

Penanaman berbagai macam pohon dengan banyak teknik maupun sistem pada suatu lahan sudah seringkali kita dengar di Indonesia. Contoh ini dapat dilihat dengan mudah pada lahan pekarangan di sekitar tempat tinggal petani. Praktek ini semakin meluas belakangan ini khususnya di daerah pinggiran hutan dikarenakan ketersediaan lahan yang semakin terbatas. Tapi akan unik jika sebuah sistem pertanian dikemas dalam sebuah desa wisata dengan kombinasi sistem kebudayaan. Konversi hutan alam menjadi lahan pertanian disadari menimbulkan banyak masalah seperti penurunan kesuburan tanah, erosi, kepunahan flora dan fauna, banjir, kekeringan dan bahkan perubahan lingkungan global. Masalah ini bertambah berat dari waktu ke waktu sejalan dengan meningkatnya luas areal hutan yang dikonversi menjadi lahan usaha lain. Maka lahirlah agroforestry sebagai suatu cabang ilmu pengetahuan baru di bidang pertanian atau kehutanan. Ilmu ini berupaya mengenali dan mengembangkan keberadaan sistem agroforestry yang telah dikembangkan petani di daerah beriklim tropis maupun beriklim subtropis sejak berabad-abad yang lalu. Agroforestry merupakan gabungan ilmu kehutanan dengan agronomi, yang memadukan usaha kehutanan dengan pembangunan pedesaan untuk menciptakan keselarasan antara intensifikasi pertanian dan pelestarian hutan. Sehingga selain mendayagunakan pertanian juga melestarikan alam kehutanan.

Agroforestry bermanfaat selain untuk mencegah perluasan tanah terdegradasi, melestarikan sumberdaya hutan, meningkatkan mutu pertanian serta menyempurnakan hasil pangan. Sistem ini telah dipraktekkan oleh petani di berbagai tempat di Indonesia selama berabad-abad, misalnya sistem ladang  berpindah, kebun campuran di lahan sekitar rumah (pekarangan) dan padang penggembalaan. Contoh lain yang umum dijumpai di Jawa adalah hamparan persawahan dan tegalan produktif yang diselang-selingi oleh rerumpunan pohon. Sebagian dari rerumpunan pohon tersebut mempunyai struktur yang mendekati hutan alam dengan beraneka-ragam spesies tanaman. Berdasarkan motivasi yang dimiliki petani, terdapat dua sistem terbentuknya agroforestry di lapangan yaitu sistem bercocok tanam dengan cara tradisional atau sistem modern. Sistem tradisional adalah sistem yang dikembangkan dan diuji sendiri oleh petani, sesuai dengan keadaan alam dan kebutuhan atau permintaan pasar, serta sejalan dengan perkembangan pengalamannya selama bertahun-tahun dari satu generasi ke generasi.

Kedua, sistem berbasis kebudayaan. Membincang budaya dalam balutan industri kreatif merupakan suatu ihwal penting. Menurut Edward B. Taylor kebudayaan merupakan keseluruhan yang kompleks, yang didalamnya terkandung pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat-istiadat, dan kemampuan-kemampuan lain yang didapat oleh seseorang sebagai anggota masyarakat. Adanya citarasa kesenian sebagai salah satu komponen kebudayaan setidaknya akan memunculkan sebuah kreasi yang mempunyai nilai tambah pasar industri kreatif. Kebudayaan berbasis kearifan lokal yang tersimpan di sebuah pedesaan akan sangat indah jika dikemas dalam desa wisata. Sebab desa wisata merupakan salah satu strategi menuju pintu gerbang ASEAN Economic Community yang bertujuan untuk melindungi masyarakat kecil dan masyarakat pedesaan. Seluruh penduduk desa tentunya akan sengaja atau tidak sengaja dapat melestarikan budaya yang ada di Indonesia.

Budaya adalah suatu warisan dari leluhur atau nenek moyang kita yang tidak ternilai harganya. Negara Indonesia disebut negara multikultural. Budaya Indonesia sangat banyak dan beraneka ragam. Budaya itulah yang seharusnya kita jaga dan kita lestarikan agar tidak punah atau pun diakui oleh negara lain. Indonesia Negara yang sangat kaya dan unik,negara Indonesa juga beraneka ragam suku bangsanya. Tapi sangat disayangkan setelah banyak pengakuan dari negara lain bahwa tari pendet, masakan padang, reog ponogoro diakui oleh negara

tetangga, kemudian Indonesia baru merasa itu adalah budaya yang harus dilestarikan. negara tetangga menjadikan budaya kita sebagai aset pariwisata yang sangat menguntungkan. Mangapa bangsa kita sendiri juga tidak melakukan itu dan justru melupakannya? Padahal itu berdampak positif bagi negara kita, baik dalam bertambahnya pendapatan negara dan kita juga sudah melestarikan budaya kita sendiri. 


Inovasi dan Konservasi Desa Wisata Lerep melalui Agroforestry dan Kebudayaan 
 

Caption Gambar: http://gpswisataindonesia.blogspot.co.id/2014/04/kampung-seni-lerep-ungaran-semarang.html



Sebagian besar wilayah Desa Lerep berupa perbukitan, dengan daerah perbukitan yang tertinggi yaitu Dusun Indrokillo. Pengembangan agroforestry Dusun Indrokillo diperluas dalam empat kelompok yaitu Magarsari (Kelompok Tani), Ngudi Makmur, Pemuda Tani, dan Pemuda (Ternak). Peningkatan program  agrofeorestry ini didukung oleh pemerintah desa melalui Perdes Nomor 3 Tahun 2007 tentang Pembangunan Desa Lerep. Sebelum adanya program agroforestry ini, masyarakat di sekitar Dusun Indrokillo cenderung kurang sejahtera. Adanya kekosongan pangan ketika tidak musim panen, seringkali membuat masyarakat setempat melakukan penebangan pohon dan menjual kayu bakar sebagai penghasilan. Padahal penebangan pohon merupakan kegiatan pengrusakan ekologi hutan. Sehingga agroforestry merupakan solusi bagi Dusun Indrokillo. Keberhasilan dari adanya desa wisata berbasis agroforestry di Dusun Indrokillo Desa Lerep yaitu; pertama, menjadi salah satu pemasok susu sapi dan distributor yogurt ke Pabrik Cimory. Kedua, masyarakat lokal memiliki penghasilan harian dari penjualan susu sapi. Ketiga, masyarakat Indrokillo mempunyai penghasilan tetap mingguan melalui penjualan kompos. Keempat, masyarakat Indrokillo memiliki penghasilan bulanan melalui penjualan biogas. Kelima, masyarakat setempat memiliki penghasilan musiman sesuai dengan pemanfaatan lahan pertanian.  

Desa Lerep juga menyimpan esensi kebudayaan, yaitu cita rasa kesenian. Sebab Desa Lerep memiliki kawasan wisata berbasis seni, seperti; Pertama, Kampung Seni Lerep. Bangunan utama Kampung Seni Lerep berbentuk Limasan dengan dua tingkat. Selain itu bangunan ini juga dimanfaatkan sebagai museum untuk menyimpan barang yang mengandung unsur seni, seperti misalnya gelas, piring, dan guci. Di dalam Kampung Seni juga ada jembatan panjang yang di bawahnya merupakan konsep bangunan sebagai wadah theater.
Caption Gambar: http://loenpia.net/blog/berita/pesona-ungaran-di-kampung-seni-lerep-dan-watu-gunung.html



Kedua, Watu Gunung. Watu Gunung merupakan kawasan desa wisata yang mengandung nilai artistik. Watu Gunung merupakan tempat wisata yang memiliki beberapa bangunan yang memiliki arti seni dengan konsep danau buatan. Nuansa di Watu Gunung terasa sejuk dan nyaman karena dapat melihat Gunung Ungarang secara lebih jelas. Watu Gunung merupakan replika bangunanbangunan tua yang berbentuk Joglo. Hal ini merupakan salah satu penanda bagi kita semua untuk melestarikan bentuk Rumah Joglo, mengingat sudah jarang sekali masyarakat di zaman sekarang yang mengembangkan Rumah Joglo dan justru lebih menyukai arsitektur yang berasal dari luar negeri.
Caption Gambar: http://www.semarangplus.com/kampung-seni-lerep-ungaran-kabupaten-semarang


Orientasi pembangunan kepariwisataan perlu menempatkan fakta keunikan nyata. Sehingga keunikan nyata yang ada di Desa Lerep mencerminkan adanya desa wisata yang mempunyai nilai jual dalam bidang industri kreatif. Hal ini disebabkan oleh adanya gabungan sistem agroforestry dan kesenian. Sehingga gabungan kedua wisata agroforestry dan kesenian yang terkemas dalam satu wilayah desa wisata dapat menjadikan dampak pembangunan bagi masyarakat lokal. Sehingga adanya ASEAN Economic Community tidak akan menjadikan momok bagi masyarakat pedesaan, tapi sebaliknya justru akan membuka peluang bagi wisatawan asing untuk menikmati desa wisata dengan sistem agroforestry dan kesenian. Selain itu ide ini juga akan melindungi masyarakat kecil agar tidak mengalami ketertinggalan jika dibandingkan dengan pembangunan di perkotaan yang akan diserbu oleh pasar ASEAN Economic Community.

Semangat inovasi dari Desa Lerep ini memang lah cukup diacungi jempol, sebab sampai saat ini Desa Wisata Lerep masih memiliki SDM penduduk setempat yang kian setia untuk mengembangkan desa wisata berbasis agroforestry dan kebudayaan. Kekompakan masyarakat setempat untuk mengembangkan inovasi daerah ini, sedikit banyak juga meningkatkan taraf hidup masyarakat setempat. Baik itu dalam hal finansial, keterampilan, mental berjuang, dan pengembangan kreativitas daerah.


Deposisi Permenungan: Upaya Daerah untuk Terus Bangkit
            Konservasi merupakan salah satu penopang kelestarian alam dan lingkungan, serta kearifan local. Perlunya penanaman nilai konservasi merupakan salah satu dari itikad adanya kepedulian kita akan bumi. Adanya kawasan konservasi menjadi salah satu upaya perbaikan lingkungan sekitar. Terlebih potrest dari kawasan konservasi ialah desa wisata. Ini merupakan suatu terobosan yang dapat menjadi solusi akan sebuah pemanfaatan alam tanpa harus merusaknya. Desa wisata yang disuguhkan Desa Lerep, menyimpan cita-rasa alami yang dapat dimanfaatkan sebagai produk pariwisata. Terlebih pariwisata yang diangkat bernuansakan desa. Mengingat konsentrasi pengunjung saat ini mungkin belum sampai ke arah desa karena menginginkan perjalanan wisata yang mewah. Tapi akhir belakangan ini, cita-rasa pemandangan desa justru dinantikan sebab adanya keinginan untuk back to nature dan bosan akan kondisi perkotaan dengan polusinya.
Selain itu Desa Wisata Lerep juga memiliki terobosan berbasis agroforestry, dengan system itu akan melindungi habitat hutan, ternak, dan tanaman pangan dalam suatu kawasan. Sehingga ketahanan pangan di tingkat desa juga akan terjarmin. Terlebih juga adanya nilai kearifan local yang menjadi harmoni akan kelestarian budaya. Sebagai penikmat wisata, alam dapat juga menyatu dengan seni dan budaya. Sehingga menjadi sebuah kombinasi yang cocok. Terlebih adanya terobosan keduanya tentu akan menghasilkan industry kreatif seperti pengolahan jajanan khas, kerajinan tangan, dan sebagainya dalam segi peningkatan kualitas SDM dan penghasilan ekonomi di tingkat daerah.
Kini tinggal bagaimana kita sebagai masyarakat modern yang peduli akan pengoptimalan inovasi daerah kita. Bumi dan lingkungan ada tangan kita, akan kita abaikan, hancurkan, atau lestarikan? Indonesia menunggu kita sebagai pioneer inovasi daerah kita (?)

Artikel ini diikutsertakan pada Kompetisi Menulis Blog Inovasi Daerahku - https://www.goodnewsfromindonesia.id/competition/inovasidaerahku




[1] http://konservasi.unnes.ac.id/%3Fpage_%3D378&source.

Kamis, 02 Juni 2016

Teknologi Bagaikan Separuh Nafas Manusia Saat Ini


Teknologi merupakan salah satu yang tidak bisa ditinggalkan dari kehidupan masyarakat modern saat ini. Teknologi bagaikan separuh nafas manusia. Disebut nafas, sebab keberadaannya sungguh menjadi bagian terpenting. Banyak hal yang kini menjadi lebih mudah, cepat, akurat, dan efisien berkat adanya teknologi. Teknologi menyoal segala aspek hidup manusia yang kini mengalami banyak kemajuan di segala bidang.

Dalam kehidupan sehari-hari, teknologi hadir sebagai penjawab persoalan hidup. Khususnya teknologi informasi yang kini menjadi sebuah jembatan menuju kemudahan. Teknologi Informasi pada umumnya disingkat TI atau disebut IT. Menurut Haag dan Keen pada tahun 1966 mendefinisikan bahwa teknologi informasi merupakan seperangkat alat yang membantu manusia dalam bekerja dan menyelesaikan tugasnya, khusunya yang berkaitan dengan proses informasi. Semakin modern kehidupan bangsa ini tidak akan terlepas dari sebuah kemajuan teknologi dan informasi. Kemajuan teknologi informasi selanjutnya telah mendapatkan predikat global sebagai salah satu dari sekian tema besar dunia. Kemajuan itu bukan lagi wacana melainkan sudah dapat dirasakan karena telah menjadi headline. Munculnya suatu pengaruh global membuat kita dapat berhubungan dengan siapa saja melewati batas-batas negara di dunia ini.

Berkat adanya teknologi, kini kita tidak perlu lagi menulis dengan pena dan kertas, melainkan perlu computer atau laptop saja. Terlebih untuk mengerjakan tugas sekolah, kuliah, dan kerja. Bagi saya pribadi, teknologi sudah sangat membantu dalam sebagian hidup saya, baik itu untuk mengerjakan tugas kuliah dan menunjang hobi menulis saya. Berkat adanya teknologi kita tidak lagi perlu jalan kaki untuk berangkat ke kampus, melainkan kita juga butuh bantuan sepeda motor dan alat transportasi lainnya.

Dengan adanya teknologi online, kini kita tidak perlu lagi membeli barang yang kita inginkan dengan membutuhkan waktu yang lama. Secara praktis kita dapat terus mengikuti updates fashion yang sedang eksis, misalnya dengan berburu baju, dompet wanita, gamis, dan sebagainya di gerai fashion online terpercaya.  Selain itu dengan adanya teknologi kini hidup kita akan terus terjamin akan kemajuan teknologi dan dapat mengikuti perkembangan harga ponsel Android, toko online penjual laptop murah, cara mengakses dan men-download dengan cepat, dan sebagainya melalui website andalan yang dapat mempermudah hidup kita.

Tapi teknologi mengandung sebuah paradoks. Mengapa paradoks? Sebab di satu sisi begitu mendapatkan predikat baik, karena sangat membantu manusia dalam kehidupan sehari-hari. Tapi di sisi lain, juga menjadi boomerang. Sebab adanya teknologi, jika tidak dimanfaatkan secara benar, maka akan banyak ditemukan banyak persoalan. Santer terdengar kasus pemerkosaan yang kini banyak menimpa para remaja di negeri ini. Tak lain salah satu faktornya ialah karena banyak anak di bawah umur yang sudah mengakses teknologi informasi melalui internet untuk mengakses situs yang tidak selayaknya menjadi bahan tontonan.
"Lomba ini diselenggarakan oleh IDCopy.net dan Eliska.id"


Jumat, 01 Januari 2016

Optimalisasi Industri Tebu Berbasis Desa Wisata Agroforestry Menuju Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Indonesia merupakan negara yang memiliki potensi Sumber Daya Alam yang sangat besar. Potensi tersebut jika dikelola dengan baik oleh Sumber Daya Manusia secara bijaksana akan menghasilkan sinergi modal sosial. Modal sosial menurut teoritis kenamaan Fukuyama adalah “an intantiated informal norm that promotes co-operration between two or more individuals by this definition, trust, network, civil society, and the like, wich have been associated with social capital, are all epiphenominal, arising as a result of social capital it self.[1]  Sehingga adanya modal sosial akan menjadi penopang tumbuhnya pembangunan, khususnya dalam penguatan ekonomi.
Salah satu penopang dalam pertumbuhan ekonomi di Indonesia ialah tebu. Perkembangan industry tebu sendiri menunjukkan adanya perbedaan harga dengan komoditas gula di tahun sebelumnya yang berharga dua kali lipat dari komoditas beras, tapi saat ini harganya setara dengan komoditas harga beras. Sehingga industry tebu saat ini bias dibilang tergeser pendapatannya dan yang penting hanya menutup harga produksi saja. Akibatnya industry tebu harus mencari sumber-sumber pendapatan dari komoditas lain selain gula itu sendiri. Industry tebu selain memproduksi gula juga menghasilkan tetes (molasses), blotong, abu ketel, dan ampas tebu sebagai usaha sampingan.
Perlunya sebuah terobosan untuk mempertahankan usaha industry tebuagar terus bertahan dan bahkan berkembang. Bias saja melalui desa wisata agroforestry, agar ketercapaian pertumbuhan ekonomi tebu dan cane sugar based industry dapat menjadi salah satu peluang penguatan ekonomi Indonesia.

Optimalisasi Industri Tebu Berbasis Desa Wisata Agroforestry
Potensi kebutuhan gula nasional yang terus meningkat di tahun 2015, seperti 5,77 juta ton, di tahun 2016 sebesar 5,97 juta ton, dan naik di tahun 2017 sebesar 6,17 juta ton. Dalam perjalanan selanjutnya, industry tebu sudah mulai berkembang untuk mengelola produk sampingan berupa blotong dan abu ketel menjadi produk kompos. Sehingga penjualan pupuk kompos. Sehingga pabrik dapat meningkatkan pendapatannya dari penjualan pupuk kompos. Sebenarnya tebu juga dapat menghasilkan gula, bioethanol, bioelecticity, bioplastik, dan biohidrokarbon. Sehingga potensi industry tebu dapat terus surviving, sustaining and growing terus terbuka lebar.
Adanya desa wisata industry tebu berbasis agroforestry akan memungkinkan segala perkembangan pengolahan tebu tersebut. Sebab adanya desa wisata akan memungkinkan pengunjung dapat merasakan segala kemungkinan hiburan di sisi lain untuk melihat pengolahan tebu, dan membeli berbagai macam produk olahan tebu.
Pertama, desa wisata merupakan suatu bentuk integrasi antara atraksi, akomodasi, dan fasilitas pendukung yang disajikan dalam suatu struktur kehidupan masyarakat yang menyatu dengan tata cara dan tradisi yang berlaku.[2] Konsep utama dalam desa wisata adalah sebagian dari tempat tinggal para penduduk setempat atau unit-unit yang berkembang atas konsep tempat tinggal penduduk. Selanjutnya ialah mengenai konsep atraksi. Seluruh kehidupan keseharian penduduk setempat beserta setting fisik lokasi desa memungkinkan berintegrasinya wisatawan sebagai partisipasi aktif misalnya kursus mengolah gula jika dikaitkan dengan industry gula.
Menurut Undang-undang Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 1990 menyebutkan jika pariwisata adalah segala sesuatu yang berhubungan dengan wisata, termasuk objek wisata dan daya tarik wisata serta usaha-usaha yang terkait di bidang tersebut. Kemudian derivasi dari kepariwisataan adalah adanya desa wisata. Dipertegas oleh Agus Muriawan Putra dalam Jurnal Manajemen Pariwisata Triatma Mulya, desa wisata merupakan pengembangan suatu wilayah (desa) dengan memanfaatkan unsur-unsur yang ada dalam masyarakat desa yang dapat berfungsi sebagai atribut wisata. Sehingga dengan adanya desa wisatasetidaknya secara otomatis ini adalah cara menarik pasar, wisatawan, atau pengunjung.[3] Sehingga peluang desa wisata untuk mempertahankan industry tebu merupakan suatu terobosan yang pas.
Kedua, perlunya strategi untuk mengembangkan salah satu industri kreatif berbasis desa wisata dengan penguatan Agroforestry dan kebudayaan. Menurut istilah, agroforestry dalam bahasa Inggris berasal dari kata agro berarti pertanian dan forestry berarti kehutanan. Dalam bahasa Indonesia dikenal dengan istilah “wanatani”, wana berarti hutan dan tani berarti pertanian. Secara luas agroforestry adalah penggabungan sistem budidaya kehutanan, pertanian, dan perikanan.
Wisata agroforestry memiliki banyak keuntungan di bidang peningkatan produktivitas lahan. Sistem agroforestry memungkinkan penggabungan budidaya pertanian, peternakan, dan kehutanan dalam satu kawasan. Sehingga masalah kurangnya lahan yang diakibatkan oleh alih fungsi lahan di bidang pertanian dapat diatasi menggunakan sistem agroforestry. Selain itu agroforestry dapat menjamin ketersediaan pangan di suatu daerah bagi petani ketika bukan musim panen. Secara ekonomi sosial, sistem agroforestry akan berdampak peningkatan kesejahteraan masyarakat pedesaan. 
Penanaman berbagai macam pohon dengan banyak teknik maupun sistem pada suatu lahan sudah seringkali kita dengar di Indonesia. Contoh ini dapat dilihat dengan mudah pada lahan pekarangan di sekitar tempat tinggal petani. Praktek ini semakin meluas belakangan ini khususnya di daerah pinggiran hutan dikarenakan ketersediaan lahan yang semakin terbatas. Tapi akan unik jika sebuah sistem pertanian dikemas dalam sebuah desa wisata dengan kombinasi sistem kebudayaan. Konversi hutan alam menjadi lahan pertanian disadari menimbulkan banyak masalah seperti penurunan kesuburan tanah, erosi, kepunahan flora dan fauna, banjir, kekeringan dan bahkan perubahan lingkungan global. Masalah ini bertambah berat dari waktu ke waktu sejalan dengan meningkatnya luas areal hutan yang dikonversi menjadi lahan usaha lain. Maka lahirlah agroforestry sebagai suatu cabang ilmu pengetahuan baru di bidang pertanian atau kehutanan. Ilmu ini berupaya mengenali dan mengembangkan keberadaan sistem agroforestry yang telah dikembangkan petani di daerah beriklim tropis maupun beriklim subtropis sejak berabad-abad yang lalu. Agroforestry merupakan gabungan ilmu kehutanan dengan agronomi, yang memadukan usaha kehutanan dengan pembangunan pedesaan untuk menciptakan keselarasan antara intensifikasi pertanian dan pelestarian hutan. Sehingga selain mendayagunakan pertanian juga melestarikan alam kehutanan.
Agroforestry diharapkan bermanfaat selain untuk mencegah perluasan tanah terdegradasi, melestarikan sumberdaya hutan, meningkatkan mutu pertanian serta menyempurnakan hasil pangan. Sistem ini telah dipraktekkan oleh petani di berbagai tempat di Indonesia selama berabad-abad, misalnya sistem ladingberpindah, kebun campuran di lahan sekitar rumah (pekarangan) dan padang penggembalaan. Contoh lain yang umum dijumpai di Jawa adalah hamparan persawahan dan tegalan produktif yang diselang-selingi oleh rerumpunan pohon. Sebagian dari rerumpunan pohon tersebut mempunyai struktur yang mendekati hutan alam dengan beraneka-ragam spesies tanaman. Berdasarkan motivasi yang dimiliki petani, terdapat dua sistem terbentuknya agroforestry di lapangan yaitu sistem bercocok tanam dengan cara tradisional atau sistem modern. Sistem tradisional adalah sistem yang dikembangkan dan diuji sendiri oleh petani, sesuai dengan keadaan alam dan kebutuhan atau permintaan pasar, serta sejalan dengan perkembangan pengalamannya selama bertahun-tahun dari satu generasi ke generasi.
Jadi, yang dimaksudkan dengan konsep desa wisata tebu berbasis agroforestry ialah perkembangan industry tebu di sebuah kawasan pedesaan khusus yang menggambarkan adanya perkebunan tebu di suatu kawasan, beserta pengelolaannya. Sehingga memungkinkan adanya pengunjung di suatu kawasan tersebut, selain untuk mendapatkan nuansa wisata tapi juga dapat melihat langsung produksi tebu termasuk pembuatan gula, dan produk lain seperti yang telah dijelaskan sebelumnya seperti pengolahan tetes (molasses), blotong, abu ketel, ampas tebu, bioethanol, bioelecticity, bioplastik, dan biohidrokarbon. Sehingga pengunjung juga dapat menikmati berbagai macam olahan makanan yang berasal dari tebu, dapat membeli pupuk kompos, dan dapat menikmati pemandangan alam.
Sebab konsep ini sebenarnya juga sejalan dengan visi PTPN X (Persero) yang mulai tahun 2010 mulai dapat menggali potensi-potensi dan menginventarisir kekuatan dan kelemahan untuk mengintegrasikan pabrik gula secara modern yang terdiri dari beberapa pabrik yang berbeda namun tetap berbasis tebu. Terwujudnya suatu sugar cane based industry dapat didukung melalui opimalisasi desa wisata agroforestry dalam suatu kawasan agar dapat bernilai positif sebagai dampak wisata, penghasilan industry berbasis tebu, dan meningkatkan kekuatan ekonomi di Indonesia.
Mengapa industry berbasis tebu harus terintegrasi? Sebab industry tebu sendiri merupakan poros atau penggerak yang tidak akan berjalan jika pabrik gula tidak berproduksi. Sehingga untuk mempertahankan pendapatan gula maka perlunya sebua konsep sebagai bahan dasar pengembangan melalui desa wisata. Sebab oleh pengertian agroforestry dapat menjadikan satu sebuah konsep kehutanan, pertanian, dan pengembangan hasil alam dalam satu kawasan. Sebab untuk mewujudkan sugar cane based industry salah satu caranya ialah memperkuat pondasi dari industry gula itu sendiri. Sehingga pabrik berbasis tebu dapat memiliki kinerja yang berdaya tahan tinggi dalam kondisi good maintain agar dapat tercipta zero defect selama proses berlangsung. Agar dapat berdaya tahan tinggi konsep desa wisata ini untuk memenuhi pengolahannya perlu mesin yang berkualitas dan di handle oleh SDM yang cukup, dan adanya harmonisasi dengan para masyarakat setempat untuk mengelola bersama pengembangan ini.

Deposisi Permenungan: Langkah Industri Berbasis Tebu Menjadi Penopang Ekonomi Indonesia
            Segala bentuk upaya pemerintah mengembalikan kejayaan pergulaan nasional sudah dicanangkan tapi masih perlu penguatan di segala bidang. Perekonomian nasional di sector industry tebu memang lah belum maksimal karena kebutuhan gula nasional belum terpenuhi. Banyak factor yang membuat hal itu terjadi, salah satunya ialah harga komoditas gula yang menurun. Sehingga perlunya berbagai macam pengembangan usaha tebu baik untuk terus bekerja sama dengan pihak pemerintah maupun swasta. Sehingga terobosan Industri Tebu Berbasis Desa Wisata Agroforestry memanglah dibutuhkan untuk mewujudkan Cane Sugar Based Industry.
            Kini tinggal bagaimana kita ikut berperan aktif dalam peningkatan pendapatan dari industry tebu sebagai penunjang kebutuhan gula nasional. Sebab gula juga merupakan sebuah kebutuhan pokok manusia pada umnya. Kontibusi dapat diberikan oleh pihak yang berkepentingan, swasta maupun pemerintah, dan masyarakat untuk terus saling bersinergi dan memberikan ide-ide pengembangan pendapatan industry tebu dan gula.


[1] Fukuyama, Trust: The Social Virtues and Creation of Prosperity, (New York: Free Press, 2001).
[2] Nuryanti, Wiendu. 1993. Concept, Perspective, and Challenges. Artikel. Universitas Gadjah Mada
[3] Agus Muriawan, Putra, 2006, Konsep Desa Wisata. Jurnal Manajemen Pariwisata Triatma Mulya Bali, Vol 5, No. 1.

Melesat Sat Set Bersama JNE: Perjalanan Menggapai Mimpi dari Pelosok Desa Hingga Kampus S3

  Hidup di pelosok desa kecil di Jawa Tengah bukan berarti harus pasrah pada keterbatasan. Justru dari titik inilah, saya membuktikan bahwa ...